Playlist

Selasa, 25 Februari 2025

5 Pengeluaran yang sebaiknya dihindari ala Warren Buffet

Warren Buffett, salah satu investor paling sukses di dunia, dikenal dengan prinsip keuangan yang mengutamakan hidup sederhana dan efisien.

Meski memiliki kekayaan lebih dari 140,8 miliar dollar AS (sekitar Rp 2.200 triliun), ia tetap menerapkan gaya hidup hemat dan bijak dalam mengelola keuangan.

Silvia Merdikawati

Warren Buffett menekankan pentingnya menghindari pengeluaran yang tidak perlu serta lebih memprioritaskan investasi jangka panjang.

Dilansir dari New Trade U, berikut lima jenis pengeluaran yang sebaiknya dihindari oleh masyarakat kelas menengah agar dapat mencapai stabilitas finansial menurut Warren Buffett.

1. Membeli Mobil Baru

Mobil baru mengalami depresiasi nilai yang cukup cepat. Dalam satu tahun pertama, harga mobil dapat turun hingga 20 persen, dan dalam lima tahun, nilainya bisa berkurang hingga 60 persen.

Oleh karena itu, Buffett menyarankan untuk mempertimbangkan membeli mobil bekas yang masih berkualitas baik.

Sebagai contoh, Buffett sendiri mengendarai Cadillac DTS 2006 selama hampir satu dekade sebelum menggantinya pada 2014 atas permintaan keluarganya. Menurutnya, keputusan keuangan yang bijak adalah dengan membeli aset yang nilainya tidak cepat turun.

berbagi ilmu 

2. Berlangganan Layanan yang Tidak Diperlukan

Di era digital, langganan layanan seperti streaming, keanggotaan gym, dan biaya pengiriman sering kali menjadi pengeluaran yang tidak disadari.

Buffett menekankan pentingnya meninjau ulang pengeluaran ini agar tidak menguras keuangan tanpa manfaat yang maksimal.

Sebagai seseorang yang sangat memperhatikan pengeluaran, Buffett bahkan dikenal selalu mengambil kembali uang koinnya dari telepon umum jika panggilannya tidak tersambung.

Hal ini menunjukkan betapa pentingnya menghindari kebocoran keuangan, sekecil apa pun jumlahnya.

3. Sering Meningkatkan Ukuran Rumah

Warren Buffett mengingatkan bahwa membeli rumah yang lebih besar dari kebutuhan bisa menjadi beban finansial.

Selain harga properti, biaya tambahan seperti pajak, perawatan, dan utilitas juga meningkat seiring ukuran rumah yang lebih besar.

Sebagai contoh, meski mampu membeli rumah mewah, Buffett tetap tinggal di rumah sederhana di Omaha, Nebraska, yang ia beli pada 1958 seharga 31.500 dollar AS (sekitar Rp 500 juta dengan kurs saat ini).

Hal ini menunjukkan bahwa faktor kenyamanan dan kebutuhan lebih penting daripada gengsi.

4. Membeli Barang Murah Berkualitas Rendah

Buffett percaya bahwa membeli barang berkualitas tinggi lebih menguntungkan dibandingkan barang murah yang cepat rusak.

Filosofinya adalah bahwa harga tidak selalu mencerminkan nilai, dan investasi dalam barang berkualitas dapat menghemat pengeluaran dalam jangka panjang.

Sebagai contoh, memilih pakaian, peralatan elektronik, atau furnitur dengan kualitas baik mungkin tampak mahal di awal, tetapi bisa lebih hemat karena daya tahannya lebih lama dibandingkan barang murah yang harus sering diganti.

5. Membeli Tiket Lotre / Pemborosan

Buffett menilai tiket lotre sebagai bentuk pengeluaran yang tidak rasional karena peluang menangnya sangat kecil.

Ia menyebut lotre sebagai "pajak bagi mereka yang tidak memahami matematika" karena lebih mengandalkan keberuntungan daripada perencanaan keuangan yang matang.

Alih-alih berharap mendapatkan uang secara instan, Buffett menyarankan untuk berinvestasi atau menabung secara konsisten agar kekayaan dapat bertumbuh secara pasti.

Buffett menekankan bahwa stabilitas finansial bukan hanya tentang berapa banyak uang yang diperoleh, tetapi juga bagaimana cara mengelolanya.

Dengan menghindari pengeluaran yang tidak perlu, seperti membeli mobil baru, langganan yang tidak digunakan, rumah berlebihan, barang murah berkualitas rendah, dan tiket lotre, masyarakat kelas menengah bisa lebih fokus dalam membangun kekayaan jangka panjang.

Hidup hemat bukan berarti hidup dalam keterbatasan, melainkan tentang membuat keputusan keuangan yang cerdas demi masa depan yang lebih aman dan stabil.



Sumber : KOMPAS.com

Senin, 27 Mei 2019

Ramadhan di Taiwan tahun ini

Assalamualaikum Wr, Wb.

Senang rasanya bisa kembali menulis di blog ini, Sahabat.
setelah terakhir posting tahun 2016, Masya Allah lama sekali ya liburnya. Hehe
Alhamdulillah masih bisa posting lagi.

Well, jadi tulisan kali ini lebih pengin cerita suasana Ramadhan tahun ini di Taiwan. Hari in sendiri tepat di hari ke-22 Ramadhan 1440 H. Yap, sudah masuk ke 10 hari terakhir ramadhan, sudah 21 hari yang kita lewati. Ada beberapa yang ingin saya ceritakan disini terkait suasana ramadhan diTaiwan. Khususnya yang saya jalani sejauh ini.

Pertama, waktu berpuasa disini berlangsung sekitar 14.30 jam. Dimulai sejak adzan subuh sekitar pukul 04.00 am sampai 18.30 pm maghrib. Taiwan sendiri satu jam lebih awal dari WIB. jadi ketika orang-orang di Indonesia baru mulai bangun untuk persiapan sahur jam 03.00 WIB disini kami sudah imsak atau sudah masuk waktu subuh. Kalau dihitung-hitung  puasa disini lebih lama 1 jam 30 menit dari orang Indonesia bagian barat (WIB).

Kedua, puasa pertama di Taiwan bersama suami. Jika tahun sebelumnya saya dan suami berpuasa di Indonesia tahun ini kami menjalani puasa di Taiwan dan In sya Allah juga akan lebaran di sini. Menjalani puasa bersama dengan suami tentu mempunya keistimewaan sendiri, disamping ada teman saat berbuka dan sahur juga ada imam yang membimbing saat sholat berjamaah. Meski tak jarang kita berbuka di masjid yang sudah menyiadakan hidangan berbuka untuk kaum muslimin di Taiwan, kami juga terkadang menyiapkan hidangan berbuka sendiri dirumah. Berkolaborasi di dapur, masak untuk berbuka sekaligus untuk sahur. Alhamdulillah suami sering terlibat dalam urusan memasak. Membantu menyiapkan bahan-bahan dan hasilnya kita nikmati bersama. Hehe

Ketiga, menyusul ya sahabat. saya mau mengerjakan project dulu. hehe

Jumat, 03 Maret 2017

Apa sih itu RFID? ada hubungan apa dengan Supply chain dan logistik?

Let's we talk about this important issue in Logistics and Supply Chain.
----------------------           RFID      ---------------------------------



RFID atau Radio Frequency Identification adalah sebuah metode identifikasi dengan menggunakan sarana yang disebut label RFID atau transponder untuk menyimpan dan mengambil data jarak jauh. Label atau kartu RFID adalah sebuah benda yang bisa dipasang atau dimasukkan di dalam sebuah produk, hewan atau bahkan manusia dengan tujuan untuk identifikasi menggunakan gelombang radioLabel RFID berisi informasi yang disimpan secara elektronik dan dapat dibaca hingga beberapa meter jauhnya. Sistem pembaca RFID tidak memerlukan kontak langsung seperti sistem pembaca kode batang / barcode).

Sudah jelas? kalau belum mari kita lanjut belajar... :0

Label RFID terdiri atas mikrochip silikon dan antena. Beberapa ukuran label RFID dapat mendekati ukuran sekecil butir beras.

Label yang pasif tidak membutuhkan sumber tenaga, sedangkan label yang aktif membutuhkan sumber tenaga untuk dapat berfungsi.
Sebuah label RFID dapat ditempelkan ke sebuah obyek dan digunakan untuk melacak dan mengelola inventaris, aset, orang, dan lain-lain. Sebagai contoh, label RFID bisa ditempelkan di mobil, peralatan komputer, buku-buku, ponsel, dan lain-lain.
RFID menawarkan keunggulan dibandingkan sistem manual atau penggunaan kode batangLabel dapat dibaca jika melewati dekat pembaca label, bahkan jika pembaca tertutup oleh objek atau tidak terlihat. Label dapat dibaca di dalam sebuah wadah, karton, kotak atau lainnya. Label RFID dapat membaca ratusan pada satu waktu, sedangkan kode batang hanya dapat dibaca satu per satu.

Sebuah sistem identifikasi frekuensi radio menggunakan tag atau label yang dipasang pada objek untuk diidentifikasi. Radio dua arah pemancar-penerima, dimana disebut sebagai pemeriksa atau pembaca, mengirimkan sinyal ke tag lalu membaca responnya. Umumnya, pembaca mengirimkan hasil pengamatan tersebut ke sistem komputer yang menjalankan perangkat lunak atau perangkat lunak tengah RFID.


Informasi Tag disimpan secara elektronik di dalam memori non-volatil. Tag RFID mencakup pemancar dan penerima frekuensi radio kecil. Sebuah pembaca RFID mengirimkan sinyal radio yang dikodekan untuk memeriksa tag. Lalu, tag menerima pesan dan merespon informasi yang diidentifikasinya. Ini mungkin hanya terjadi untuk tag dengan nomor seri khusus, atau mungkin untuk sebuah produk yang berkaitan dengan informasi seperti jumlah stok, lot atau nomor tumpak, tanggal produksi, atau informasi spesifik lainnya.

Penerapan RFID juga banyak dilakukan diarea aplikasi warehousing atau inventory control. Dalam hal ini RFID Tag akan diletakkan pada pallet, box atau kemasan barang, dan pada lokasi rak. Dengan demikian dapat secara otomatis dan cepat diperoleh informasi keberadaan barang dan lokasinya. Hal ini akan sangat meningkatkan efisiensi dan efektifitas kegiatan rutin operasional seperti penempatan barang, picking, cycle counting/stock opname dll. Karena sifat mobilitas dari barang dan lokasi yang luas, pada aplikasi warehousing/inventory umumnya dipakai mobile RFID Reader. Dalam hal ini terjadi prinsip dimana “Reader mendekati barang”.

Penerapan RFID pada bidang Supply Chain



Teknologi RFID diterapkan oleh Wall Mart, dimana sebagai retailer besar Wall Mart menekankan kepada para supplier mereka untuk mempergunakan label RFID pada produknya. Penerapan teknologi RFID pada Wall Mart didorong oleh keinginan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Penggunaan teknologi RFID memungkinkan karyawan ritel untuk dapat menginformasikan dengan cepat dan tepat dimana sebuah item berada. Dengan gelombang radio, seorang karyawan bisa mencari sebuah produk yang ingin dicari oleh konsumen di Supermarket. Sebuah toko pakaian ritel di New York misalnya, menaruh tag RFID di baju-baju yang dijual. Ketika konsumen sedang mencoba baju, mereka bisa melihat informasi tentang baju tersebut lewat mesin pembaca di fitting room, informasi tersebut berisi ukuran dan warna yang tersedia sampai reputasi sang disainer baju. Kecepatan tinggi yang ditawarkan oleh teknologi RFID dalam memberikan informasi terkait dengan identifikasi produk yang dicari dan proses check-outyang cepat membuat konsumen semakin puas berbelanja.

Teknologi RFID juga diterapkan oleh Marks & Spencer, yang merupakan salah satu peritel terbesar di Inggris. Pada tahun 2003 Marks & Spencer mulai memasang tag pada item-item pakaian dengan tag UHF. Tag UHF merupakan teknologi RFID generasi baru yang menyediakan kecepatan transfer data yang cepat dan rentang baca yang lebih jauh. Marks & Spencer juga telah secara ekstensif menggunakan peralatan tracking pada divisi penjualan makanannya.

Proses tracking dengan memanfaatkan teknologi RFID dapat membuat rangkaian kegiatan pada retail menjadi lebih cepat dan mudah, hanya dengan memonitor di depan komputer para pekerja mendapatkan informasi terkait dengan lokasi produk sehingga dapat memberikan informasi secara realtime dan tepat kepada pelanggan yang mencari produk tersebut, pekerja juga mendapatkan informasi mengenai jumlah inventory dimana hal ini penting bagi kesinambungan persediaan barang dagangan, bagian pemasaran pun akan dipermudahkan terkait dengan informasi mengenai jenis, jumlah produk, macam kemasan yang dibeli, dan sebagainya. Teknologi RFID juga mampu untuk membaca dan memberikan informasi tentang produk yang tersimpan di dalam kemasan tertutup. Hal ini tentu saja memudahkan dalam melakukan pelacakan pada gudang. Penggunaan teknologi ini telah terbukti meningkatkan loyalitas pelanggan dan meningkatkan efisiensi dan kinerja retail.


Apakah kepentingan saya menulis ini?
In sya Allah ini akan jadi research area saya kedepan... Bismillah.

Dirangkum dari berbagai sumber.






Minggu, 10 April 2016

Hubungan Turki dan Israel memulih, angin segar bagi Palestina





Hubungan Turki dan Israel selalu berada di level kegamangan sejak peristiwa pembunuhan sembilan aktivis turki yang berusaha menembus blockade Israel dijalur Gaza dengan kapal Mavi Marmara, 2010 lalu. Turki mengecam tragedi tersebut dan sejak saat itu memutuskan hungan dengan Israel.



Kedua negara tersebut baru memulai pertemuan rahasia pada Desember 2015. Turki mengajukan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh Israel jika ingin hubungannya dengan Turki memulih. "Hubungan Turki dan Israel tidak akan dinormalkan sampai Israel menyadari tiga syarat yang kami ajukan," kata juru bicara kepresidenan Turki, Kalin. 



Apa sajakah syarat yang diajukan oleh Turki?

1.      Permintaan maaf atas pembunuhan di Mavi Marmara

2.      Kompensasi untuk keluarga aktivis yang terbunuh

3.      Israel harus mengakhiri blockade bagi warga palestina yang tinggal di Gaza

Syarat-syarat tersebut tentu menjadi pertimbangan yang berat untuk Israel sehingga butuh waktu untuk menjawabnya. Demi menjaga hubungan baiknya dengan Turki dan melanjutkan pertemuan sebelumnya, Jumat (8/4/2016) bertempat di Istanbul kedua negara tersebut mengadakan perundingan kembali untuk menindaklanjuti hubungan keduanya. Menurut pernyataan dari Kementrian Luar Negeri Turki, Sinirlioglu bertemu Joseph Ciechnover, utusan khusus Perdana Menteri Israel, serta pejabat Dewan Keamanan Nasional Israel Jendral Jacob Nagel di London. "Tim perunding telah mencapai kemajuan menuju finalisasi perjanjian untuk mempersempit perbedaan dan siap untuk melaksanakan perjanjian tersebut secepatnya," kata Sinirlioglu.

Apakah setelah pertemuan kedua ini syarat-syarat yang diajukan oleh Turki benar-benar akan terealisasi? Kita tunggu saja hasilnya, semoga segera terlaksana. Karena tentunya akan membawa angin segar bagi warga Palestina yang telah menunggu dibukannya kembali blockade jalur Gaza oleh Israel.

Pelajaran berharga dari kasus Sonya Depari



MEDAN NDONESIA-Peristiwa hebat ini terjadi pasca Ujian Nasional (UN) ketika Sonya Depari marah-marah karena mobil Honda Brio yang membawanya beserta teman-temannya diberhentikan Polisi lalu lintas di Jalan Sudirman dekat Hotel Polonia, hari Rabu (6/4/2016). Mobil tersebut dihentikan karena kap belakang mobilnya sengaja dibuka.

Sonya mengaku anak Irjen Arman Depari, Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) saat ditertibkan salah satu Polisi Wanita. Tak hanya itu, Sonya juga sempat memaki-maki Polwan yang bertugas tersebut.

Pada akhirnya, atas kejadian tersebut Sonya Depari harus membayar mahal semuanya. Video saat dia melakukan hal itu beredar luas di Internet. Tak sampai 2 x 24 jam, Sonya mulai menuai banyak sindiran, kecaman dan juga komentar. Ayah kandungnya langsung jatuh sakit mendengar kabar tersebut. Setelah dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Sejati, nyawa ayah Sonya tak terselamatkan dan meninggal dunia. “Semalam saya sempat berkomunikasi dengan ibunya, dan ibunya berkata dia (Sonya) kondisinya ketakutan akibat pemberitaan dan bully di media sosial. Kondisi psikologinya terganggu,” kata Binsar, Kepala Sekolah SMA Methodist 1 Medan, Kamis (7/4/2016).

Apa yang terjadi pada Sonya, mungkin juga dialami oleh beberapa pelajar SMA yang lain yang baru saja menyelesaikan Ujian Nasional. Mereka yang terbebas dari Ujian Nasional akan merasa gembira dan merasa bersyukur karena telah melalui satu babak kehidupan. Akan tetapi kegembiraan itu sesaat berubah menjadi duka yang amat mendalam bagi Sonya.  Sebahagia apapun ketika berhasil melalui satu ujian jangan lekas membuat lupa dengan melanggar segala peraturan dan ketentuan yang ada apalagi sampai memaki dan membentak-bentak orang yang mempunyai niat baik seperti Polwan yang bertugas tersebut. Karena pada akhirnya, apa yang kita perbuat akan kembali kepada kita masing-masing.


Kamis, 31 Maret 2016

SEBUAH STIGMA YANG MELEKAT


KETIKA KONSPIRASI DAN PENGALIHAN ISU MENJADI MATA KULIAH DUNIA




Taipei, 14 Januari 2015. Pagi tadi salah satu teman kamar saya menyampaikan berita singkat, bahwa telah terjadi aksi bom dan baku tembak di wilayah Kuningan, Jakarta. Sontak saya langsung penasaran dan berusaha mencari sumber informasi di internet dan TV online Indonesia. Setelah dilihat dan dibaca ternyata benar memang sedang ada aksi terror di beberapa wilayah di Jakarta. Beberapa kemudian berita-berita mulai bermunculan baik di Line, WA, Facebook dan media lainnya. Salah satu TV swasta Indonesia dalam narasinya menyebutkan bahwa polisi sudah memberikan statement bahwa pelaku pengeboman dan penembakan adalah dari kelompok ISIS. Mendengar kata ISIS, satu kata yang terlintas di pikiran saya adalah Islam. Lagi dan lagi. Beberapa media juga mulai menyebutkan bahwa yang menjadi dalang dari terror ini adalah kelompok ISIS. Pikiran saya mulai bertambah bukan hanya kata Islam yang terlintas, tetapi sebuah kalimat  bahwa “ISLAM AKAN DITUMBALKAN”.

Saya bukan membahas soal rasis. Tetapi saya sadar betul bahwa konspirasi sedang menggelayuti setiap sisi kehidupan untuk tujuan para pemimpi yang ingin menguasai dunia.  Dan Islam adalah kendaraan yang paling baik bagi mereka.


Siapa sesungguhnya teroris pengebom Jakarta pagi tadi?. Apakah benar itu ISIS?. Kenapa tidak mengatakan pelakunya adalah kelompok yang mengaku-ngaku Islam dan mereka ingin membuat kerusakan dibumi yang sangat bertentangan dengan Islam itu sendiri. Jika seperti itu mungkin saya sebagai orang Islam akan sedikit lega. Tetapi bukan itu intinya. Yang menjadi titik tumpulnya adalah mengapa ada ketidakadilan untuk Islam?.
Keberadaan saya di Taiwan sebagai pelajar muslim di sini terkadang harus dihadapkan pada pertanyaan-pertanyaan yang lebih berat. Mungkin juga dialami oleh teman-teman muslim di Negara dengan minoritas muslim. Sebuah tantangan yang sangat luar biasa buat kami bagaimana membawa dakwah Islam yang penuh cinta ternodai oleh konspirasi busuk para pemimpi yang ingin menguasai dunia.

Benakku sempit di penuhi dengan kegamangan. Saat beberapa media tiba-tiba menjadi satu frame. Dan akhirnya menutupi frame-frame yang lain. Yang sedang dimainkan oleh para pemimpi penguasa dunia...(yang sesungguhnya sangatlah FANA).


Bersambung--



Silvia M

Taiwan, 2016







Hidup adalah


Bukan tentang siapa, tapi tentang apa dan bagaimana.

Bukan tentang siapa yang terhebat, terkenal, terpandang, terkaya, tersukses, dan ter-ter yang lain. Tapi tentang apa yang ia lakukan dan bagaimana caranya melakukan, bersikap, dan mengambil keputusan.

Winter Season, Jan 2016 Hehuan Mount.



Miss you my beloved
Silvia M
Taipei_Taiwan, 30 Maret 2016
DAAS Lab.